Friday, January 27, 2017

Mulai jarang berhubungan seks? Ini pengaruhnya untuk tubuh

Ada banyak faktor dan alasan yang membuat Anda tidak dapat melakukan hubungan badan dengan pasangan, seperti pekerjaan yang menumpuk dengan deadline ketat, melakukan perjalanan jauh sampai dengan karena berakhirnya hubungan.

Namun tahukah Anda bahwa ada hal-hal yang dapat mempengaruhi sisi psikis ketika Anda sudah jarang melakukan aktivitas seksual seperti sebelumnya? Penasaran kan? Berikut ini adalah hal-hal yang akan terjadi jika Anda sudah mulai jarang melakukan hubungan seks lagi.



1.Mudah merasa cemas
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh sejumlah pakar psikologis dari Skotlandia mengungkapkan bahwa orang yang sudah jarang melakukan aktivitas seks lagi akan mudah mengalami stres dan depresi. Hal ini juga berimbas pada mental mereka, yaitu mudah merasa cemas.

2.Lebih rentan terkena pilek dan flu
Terdengar sedikit mengada-ada, bukan? Akan tetapi menurut penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Wilkes-Barre University, Pennsylvania, orang yang sering melakukan aktivitas seksual akan membuat sistem imunnya lebih tinggi dan kuat. Dengan bertambahnya sistem imun dalam tubuh, maka pertahanan diri terhadap serangan kuman, bakteri atau penyakit juga lebih kecil.

3.Risiko terkena ISK lebih besar
Dengan seringnya melakukan hubungan badan dengan pasangan, maka menurut penelitian yang hasilnya sudah dipublikasikan dalam jurnal American Family Physician, 80% infeksi saluran kemih terjadi dalam kurun waktu 24 jam. Saat melakukan hubungan seks, maka seseorang akan lebih sering buang air kecil yang mana hal tersebut adalah salah satu upaya tubuh untuk mengeluarkan racun atau bakteri di dalam tubuhnya yang berada di daerah kewanitaan. Dengan jarangnya melakukan aktivitas seksual, maka semakin tinggi pula risiko ISK yang akan diterima.

4.Menurunnya oksitosin dan keintiman dengan pasangan
Menurut Les Parrott, Ph.D., seorang psikolog dan penulis, dengan berkurangnya aktivitas seksual dari kehidupan seseorang, maka terjadi penurunan oksitosin yang dapat membantu kelanggengan sebuah hubungan dengan pasangan. Dengan semakin jarang bercinta, maka rasa khawatir, was-was, perasaan over-thinking dan curiga terhadap pasangan akan lebih tinggi.

Pada dasarnya, seks adalah sebuah salah satu instrumen yang dibutuhkan dalam suatu hubungan. Memang bukan satu hal yang penting, akan tetapi akan menjadi sebuah bencana jika intensitasnya semakin berkurang setiap waktu.

Share this

0 Comment to "Mulai jarang berhubungan seks? Ini pengaruhnya untuk tubuh"

Post a Comment