Thursday, December 15, 2016

Keselamatan nyawa dipertaruhkan, Olahraga Ekstrem tetap jadi pilihan

Diam-diam, pecinta olahraga ekstrem di Indonesia ternyata cukup banyak. Negara kita menawarkan banyak sekali kontur alam yang sangat cocok untuk dijelajahi dalam bentuk aksi tantangan mengerikan yang terkadang tak kenal takut.

Mulai dari panjat tebing hingga scuba diving, alam Indonesia tak perlu diragukan lagi dalam urusan lokasi olahraga ekstrem.



Menurut pantauan tim Merdeka.com, beberapa orang memiliki 'candu' tersendiri terkait menjalani hobi 'gila' yang satu ini. Beberapa rela cuti, bahkan berhenti dari pekerjaannya, demi 'mencicipi' keindahan bawah laut Indonesia, atau curamnya tebing yang menantang. Mengapa meski berbahaya dan beresiko tinggi, namun masih tetap dilakukan?

Ternyata ini adalah faktor adrenalin. 'Adrenaline rush' akan terjadi, di mana kelenjar adrenal terangsang oleh aktivitas yang menyebabkan badan 'stres.' Semua olahraga ekstrem menyebabkan hal itu terjadi. Mulai dari sekedar menerapkan trik-trik di papan luncurmu, hingga lompat dari ketinggian untuk bungee jumping.

Dilansir dari Web MD, menurut Maryland Endopcrinology Health Guide, stimulasi dari kelenjar adrenal merilis beberapa hormon, beberapa di antaranya adalah epinephrine serta adrenaline. Hormon ini meningkatkan detak jantung dan memaksa jantung untuk lebih cepat berkontraksi. Hal ini membuat aliran darah ke otot dan otak jadi lebih lancar.

Inilah yang dicari orang dari melakukan hal ekstrem, adrenaline rush. Yang merupakan sensasi 'ajaib' dalam tubuh yang membuat kita ingin terus melakukannya lagi dan lagi meski kita harus melawan bahaya.

Hal ini tak terlalu banyak bisa dilakukan di hal lain. Mungkin tamapil di depan banyak orang dengan respon yang baik bisa memberi sensasi yang sama. Namun letak tantangan dan aksinya, lebih tinggi level dari olahraga ekstrem. Maka dari itu melakukan olahraga ekstrem bisa membuat seseorang jadi lebih 'hidup,' dan bisa jadi candu yang positif bagi seseorang.

Tentunya, olahraga ekstrem tak cocok untuk kamu yang takut dengan resiko bahaya. Terlebih lagi kamu takut penampilanmu rusak terpapar sinar matahari tropis yang menyengat seperti di Indonesia. Belum lagi resiko cidera yang mungkin terjadi ketika kamu sedang tak sadar kalau bahaya hanya berjarak seujung jari dari tubuhmu.

Hanya dengan #beranirusak kamu bisa menikmati Olahraga Ekstrem, dan merasakan dorongan adrenalin mengalir deras di tubuhmu. Takut rusak memang tak berbahaya, namun kehidupan yang datar-datar saja tak akan menarik untuk diceritakan.

Share this

0 Comment to "Keselamatan nyawa dipertaruhkan, Olahraga Ekstrem tetap jadi pilihan"

Post a Comment