Sunday, September 4, 2016

Pernah Lihat Semangka yang Berongga..??? Sebaiknya Jangan sampai Dikonsumsi, " Beresiko "

Buah semangka yang memiliki bahasa latin citrullus lanatus yakni buah dari tumbuhan merambat yang datang dari Afrika Selatan. Buah semangka sekian mudah didapati baik di pasar tradisional maupun supermarket. Buah yang mempunyai bentuk BANDARQ bulat sedikit lonjong dan memiliki rasa manis serta mempunyai kandungan air yang banyak ini sangat sering dihidangkan didalam beberapa acara maupun  dinikmat bila dikonsumsi waktu cuaca panas serta waktu kehausan.


Ukuran besar tak selama-lamanya lebih baik. Tetapi ada yang perlu diperhatikan saat tetapkan semangka untuk dikonsumsi, ada banyak petani yang sudah memakai pupuk yang mempunyai kandungan bahan kimia yang dimaksud forchlorfenuron. Pupuk itu bertindak untuk jadi besar ukuran semangka hingga 20% dengan saat panen yang relatif lebih cepat, yang selanjutnya menghadap pada keuntungan yang semakin besar. Sekurang-kurangnya itu maksud akhir perusahaan pembuat pupuk.

Ciri dari semangka yang diberi pupuk ini dapat diliat dari ukurannya yang makin besar serta memiliki warna biji yang putih tak di isi. Semangka memiliki ukuran besar memang tak mutlak akibat penggunaan pupuk itu, tetapi biji putih yg tidak di isi pada semangka yang telah masak memang mengakibatkan lantaran dampak pupuk itu. Semangka dengan pupuk tak ada forchlorfenuron
bakal memiliki biji berwarna hitam atau kecoklatan serta di isi.

Ciri lain dari semangka yang diberi pupuk kimia forchlorfenuron ini umumnya memiliki rongga kosong berbentuk retakan dibagian inti buah. Hal semacam ini akibat ada sistem pembesaran buah yang lebih agresif kurun waktu yang relatif lebih cepat. Makin banyak forchlorfenuron dipakai dalam pemupukan, rongga ini peluang bakal akan makin terlihat karena ada pembentukan gas didalam buah yang memerlukan ruang.


Share this

0 Comment to "Pernah Lihat Semangka yang Berongga..??? Sebaiknya Jangan sampai Dikonsumsi, " Beresiko ""

Post a Comment