Thursday, September 22, 2016

Ahok pasrah tak ikut Pilgub DKI jika Golkar tarik dukungan

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama awalnya tidak ingin memberikan komentar terkait belum bulatnya suara Partai Golkar mendukungnya. Sebab menurutnya, proses pendaftaran calon Gubernur DKI Jakarta masih jauh

Namun, Basuki atau akrab disapa Ahok akhirnya mengatakan, tidak ingin ambil pusing dengan adanya kader partai berlambang pohon beringin yang menolaknya.



"Pusing amat. Yang penting kan sekarang kan dia sudah putuskan, kita pendaftaran 19 sampai 21 September. Ya tunggu saja. Santai aja. Masih lama kok. 17 Agustus saja belum. Jadi masih sebulan lebih," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/8).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, mimpi kembali menjadi pemimpin Pemprov DKI Jakarta bisa kandas jika ternyata Partai Golkar menarik dukungannya. Hal itu lantaran syarat dukungan dari NasDem dan Hanura tidak akan memenuhi syarat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)

"Iya, enggak ikut (Pilgub 2017) dong. Bagaimana mau ikut?" tegasnya.

Sebelumnya, Ketua tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Nusron Wahid, mengakui bahwa Partai Golkar tidak bulat mendukung Ahok, sapaan Basuki.

Dia mengatakan, ada sebagian kader yang keberatan partai berlambang beringin itu mendukung Ahok pada Pilkada 2017.

Share this

0 Comment to "Ahok pasrah tak ikut Pilgub DKI jika Golkar tarik dukungan"

Post a Comment