Monday, August 15, 2016

Jokowi: Jangan sampai medsos dipakai untuk mengejek

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada anak muda bangsa agar tidak menggunakan media sosial (medsos) untuk hal-hal yang negatif. Media sosial (medsos) bukan untuk mencela orang lain atau saling merendahkan



"Sekarang ini kita lihat anak-anak muda yang pengguna-pengguna medsos harus kita arahkan ke hal-hal yang positif, jangan sampai medsos dipakai untuk mengejek, jangan! Itu bukan budaya kita, dipakai untuk mencela orang, dipakai untuk merendahkan yang lain, dipakai untuk mengejek-ngejek yang lain, nggaklah," tegas Presiden usai menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-55 Tahun 2016 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/8).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengimbau agar medsos dipakai untuk membentuk pribadi yang produktif serta daya juang tinggi. "Marilah kita gunakan medsos itu untuk komunikasi yang positif, komunikasi yang produktif, hindari ujaran-ujaran kebencian yang disampaikan dalam medsos," jelasnya.

Presiden, dalam memberikan sambutan Peringatan Hari Pramuka Ke-55 menegaskan anak muda bangsa yang mengikuti pramuka harus dibimbing menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Hal ini dikarenakan persaingan ke depannya tidak hanya secara nasional melainkan internasional sehingga membutuhkan anak muda yang kompetitif.

"Ingat kita adalah bangsa besar. Sebagai bangsa yang besar, tantangan yang harus kita hadapi juga besar mulai kemiskinan ketimpangan sosial dan pengangguran. Ke depan seiring dengan kompetisi yang terjadi antar negara, antar kawasan maka kita juga dihadapkan dengan tantangan yang memiliki daya daing dan produktivitas yang tinggi," terang Presiden.

Share this

0 Comment to "Jokowi: Jangan sampai medsos dipakai untuk mengejek"

Post a Comment