Tuesday, June 14, 2016

Malu Menanggung Aib, Siswi Korban Pemerkosaan Bunuh Diri

Selama hidupnya ES (14), yang dikenal sebagai anak yang berprestasi ini sangatlah ramah dikenal oleh banyak orang. Namun ia mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri meminum racun rumput usai diperkosa. Korban kerap membantu bibinya BANDARQ membersihkan rumah di Desa Batu Gemuk, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.


"Setiap kali ujian sekolah, kemenakanku selalu mendapat ranking. Dia selalu juara kelas di sekolahnya, Anaknya juga sangat rajin bantu saya" ujar Nehen Sembiring (58), paman korban kepada Tribun di Medan. Nehen melihat ES kerap tak lepas dari buku pelajarannya. Sehari-hari usai pulang sekolah, ES langsung membaca buku pelajaran.

"Enggak pernah kemana-mana kemanakanku ini. Rajin sekali dia. Kadang membantu istriku memasak dan mencuci baju," wajah Nehen menahan amarah. Ia merasa kecewa dengan Polsek Namorambe. Sampai saat ini pelaku pemerkosaan berinisial MDP (15) yang tak lain tetangganya tak kunjung ditangkap.

"Laporanku di Polsek Namorambe juga direkayasa. Mereka membuat pasal di dalam laporan percobaan pencurian. Padahal jelas kubilang, aku melapor kasus pemerkosaan," tegas Nehen. Ia berharap petinggi kepolisian memberi sanksi kepada petugas Polsek Namorambe. Akibat ulah petugas polsek, kemenakannya nekat minum racun karena tak sanggup menanggung aib.

Share this

0 Comment to "Malu Menanggung Aib, Siswi Korban Pemerkosaan Bunuh Diri"

Post a Comment